-->

Situs Converter Youtube ke Mp3 Siap Ditutup. Mengapa Demikian?



HBL - Youtube menjadi tempat ideal bagi para pemusik dalam mempromosikan karyanya karena tak butuh waktu lama mereka dengan mudah mendapatkan pendengarnya. Namun bagi mereka yang senang menikmati musik di Youtube dan minim kouta, tentu tak selalu memutarnya berulang kali, mereka justru akan beralih ke Joox, Spotify dll yang lebih bersahabat di kantong internet.

Lebih hemat lagi jika mereka mau memanfaatkan situs konverter, yakni dengan mengubah link youtube menjadi link download file mp3, jadi tak harus memutar online terus-terusan di aplikasi musik online. Akan tetapi tindakan tersebut merupakan kejahatan ilegal, sama halnya melanggar hak cipta dari karya pemusik yang telah susah payah menghabiskan tenaga dan materil untuk membuat sebuah lagu.

Dan situs konverter yang sering digunakan adalah youtube-mp3.org yang kerap digunakan untuk mengunduh file mp3 dari format video youtube tercantam gulung tikar. Situs tersebut tak lama lagi bakal segera tutup. Penutupan tersebut lantaran perseteruan hukum yang berlarut-larut antara pengelola situs dengan beberapa label rekaman.


Menurut portal The Verge, label rekaman seperti: UMG, Sony Music dan Warner Bros terdepan menentang situs tersebut. Recording Industry Assosiation of America (RIAA) pernah menyebut youtube-mp3.org sebagai situs terbesar dan terpopuler di dunia dalam menawarkan pengubah tautan video link Youtube menjadi file suara berformat mp3.


Gugatan tersebut diajukan sejak 2016 silam, karena youtube-mp3.org menjadi biang naiknya pembajakan hak cipta file audio sebesar 40 persen. Para label menyebut telah ada 304 lagu hak ciptanya telah dibajak lewat layanan alih format situs konverter tersebut, salah satu diantaranya adalah lagu Clarity milik Zedd yang menjadi korban pembajakan.

Youtube-Mp3.org dianggap sebagai pusat distribusi ilegal dan memanfaatkan hal tersebut untuk menimbun uang dari para pengiklan yang tayang dalam situs tersebut. Diperkirakan ada ratusan juta lagu telah dikonvert melalui situs tersebut.

Puncaknya, para label meminta pertanggungjawaban dengan meminta ganti rugi sebesar 150.000 dollar atau setara 2 miliar rupiah untuk pelanggaran yang berhasil dibuktikan. Hingga saat ini pihak pengadilan belum menandatangani keputusan terkait perseteruan tersebut. Tapi jika telah disetujui maka Youtube-mp3.org dilarang beroperasi atau dengan kata lain harus ditutup.

Fenomena situs konverter tidak hanya youtube-mp3.org semata, karena masih banyak situs-situs serupa lainnya yang masih online di internet. Dan fenomena seperti ini adalah musuh bagi para label dan pemusik di seluruh dunia.

The Verge -

You Might Also Like:

Tampilkan Komentar

Disqus Comments