Cara Melihat Secara Realtime Serangan Virus Ransomware WannaCry



HBL - Virus komputer yang mewabah diakhir-akhir ini yakni Ransomware WannaCry sedang menghantui pengguna komputer di muka bumi. Pasalnya virus tersebut nyaris menyerang di berbagai negara belahan dunia. WannaCry sanggup melakukan penguncian data penting di komputer dengan pengenkripsian file sehingga kesulitan untuk dibuka. Jika ingin membukanya, si pencipta virus meminta tebusan sejumlah uang.

150 negara telah terjangkit virus ini, dan ratusan ribu telah menjadi korban. WannaCry juga disebut-sebut sebagai salah satu serangan cyber terbesar sepanjang sejarah. Untuk itu disarankan guna mem-back up data segera dan melakukan pencabutan kabel jaringan LAN agar meminimalisir terserangnya virus tersebut.

MalwareTech berhasil menghambat penyebaran WannaCry dengan mengaktifkan "kill switch" di dalam tubuh ransomware tersebut. Sehingga infeksi WannaCry akhirnya perlahan turun drastis, pihak otoritas dan institusi berkepentingan di berbagai negara sudah terjun dan turun tangan untuk membrantas dan memerangi penyebaran Ransomware WannaCry.


Perusahaan teknologi kenamaan seperti Microsoft-pun bahkan ikut membantu merilis pembaharuan khusus demi menambal celah keamanan yang bisa disusupi WannaCry di sistem operasi Windows XP, Windows 8 dan Windows Server 2003.

Upaya pembasmian sedang diupayakan hingga saat ini, namun meski begitu WannaCry masih menginfeksi dan aktif di sejumlah negara. Hal itu bisa kamu buktikan dengan mengeceknya di situs dari MalwareTech sendiri.

MalwareTech sebagai satu firma keamanan cyber memberikan informasi dengan menyediakan fasilitas botnet yang bisa dipantau oleh pengaksesnya melihat serangan RansomWare WannaCry di internet di berbagai belahan bumi.


Kamu bisa mengakses situs berikut ini, klik. Mereka sediakan peta dunia beserta informasi berupa dot yang menyerang negara di bumi. Situs tersebut secara realtime memberikan informasi yang melihatkan serang WannaCry sedang menjangkit.

You Might Also Like:

Tampilkan Komentar

Disqus Comments