-->

Sleep vs Shutdown vs Hibernate, Mana yang Tepat?



HBL - Ketika kamu telah selesai bermain komputer tentu kamu tidak asing dengan menu Shutdown, Sleep dan Hibernate, benar bukan? Sebenarnya jika ditanya pilihan mana yang tepat untuk komputer atau laptop kamu, sebetulnya tidak ada jawaban yang pasti. Semua tergantung dengan penggunaan dari si komputer itu sendiri. Kadang ada yang 24 jam dengan aktifitas harian yang non stop seperti komputer kantoran, lalu ada juga yang hanya sebentar lalu dimatikan kembali dan kadang ada yang habis memainkan aktifitas berat yang memungkinkan menguras performa komputer itu sendiri seperti bermain game.

Pilihan menu Shutdown, Sleep dan Hibernate sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut Admin HBL berikan uraian singkat tentang ketiga menu tersebut.


  • Shutdown, dengan memilih menu ini berarti menyuruh komputer untuk mematikan seluruh program yang sebelumnya berjalan termasuk juga mematikan kerja dari Sistem Operasi itu sendiri. Komputer dalam keadaan shutdown tidaklah memakan tenaga baterai, karena menu tersebut memang memaksa komputer beristirahat total. Hal ini berarti juga bila komputer dinyalakan ulang, maka komputer akan memulai kembali dari proses booting hingga layar menyala sehingga kamu tidak akan menemui jendela pop-up yang sebelumnya pernah berjalan.
  • Sleep, ada yang bilang bila menu kedua ini dengan Hibernate kurang lebih sama, namun faktanya sangat berbeda. Menu sleep merupakan fitur untuk menyimpan sementara tenaga komputer dalam waktu yan tidak lama. Jika komputer tidak digunakan pada waktu tertentu, kurang lebih 15 menit maka komputer akan otomatis mode sleep akan aktif bersamaan dengan tanda-tanda layar mati namun indikator masih menyala (kelap-kelip ajeb-ajeb). Tenaga yang disimpan tersebut merupakan tenaga yang digunakan pada memori komputer, sementara komponen lainnya mati. Untuk itu saat kamu menghidupkan kembali komputer, data yang kamu tinggalkan akan kembali muncul, hal ini lantaran aktifitas yang ditinggalkan tersebut disimpan pada memori tanpa melewati proses booting. Bagaimanapun juga, mode sleep bisa menjadi boros jika posisi terus-terusan ditinggalkan dalam keadaan komputer atau laptop dialiri daya.
  • Hibernate, sementara menu terakhir ini hal yang membedakan dengan menu sleep ialah ketika kamu membangunkan komputer dari mode hibernate posisinya akan seperti mode shutdown yakni mematikan komputer tanpa menyimpan daya listrik sehingga baterai tidak akan terkuras banyak, tidak seperti mode sleep. Poin yang membedakan hibernate dengan kedua teman lainnya ialah, saat proses mematikan komputer data yang berjalan akan disimpan atau ditulis di harddisk, bukan hanya di memori saja seperti sleep mode, sehingga saat kamu membangunkan komputer masih bisa menjumpai aktifitas-aktifitas yang sebelumnya ditinggalkan. Disaat proses kematiannya juga 😂 tidak menandakan indikator menyala seperti mode sleep, tak lain tak bukan karena komputer dalam keadaan mati.

Lalu waktu yang tepat menggunakan sleep, shutdown dan hibernate kapan?

Sudah saya uraian diawal postingan ini, jika setiap orang menggunakan komputer itu cukup beragam dan tergantung kondisi karena perlakuan orang pada komputernya itu beda dengan yang lain. Sehingga waktu yang lazim untuk menentukan waktu yang tepat dan benar tidak ada patokan yang paten, namun Admin HBL punya tips yang bisa kamu pertimbangkan.

> Memilih Shutdown

Waktu yang bisa dipertimbangkan dalam menggunakan mode shutdown yakni ketika kamu baru saja beraktifitas dengan software-software yang banyak menguras performa komputer baik itu saat gaming ataupun saat editing a video. Apabila tidak menggunakan mode shutdown maka kemungkinan besar saat komputer dibangunkan akan ditemukan beberapa software yang tidak akan bekerja secara maksimal. Sementara dengan menggunakan mode shutdown berarti sama saja kamu me-refresh ulang dari awal, dengan melalui proses booting.

> Memilih Sleep

Waktu yang bisa dipertimbangkan untuk memilih mode sleep yakni ketika kamu meninggalkan komputer dalam waktu yang sebentar. Ketika kamu membutuhkan komputer kamu kembali, kamu tinggal menekan tombol power maupun tombol keyboard (sembarang) untuk memulai pekerjaan dari terakhir kamu tinggalkan.

> Memilih Hibernate

Waktu yang bisa dipertimbangkan untuk memilih mode hibernate yakni ketika kamu masih belum selesai dengan aktifitasmu dan ingin meninggalkan komputer dalam waktu yang cukup lama, seperti ditinggal tidur baiknya menggunakan mode yang satu ini. Hal ini tentunya untuk menghemat daya listrik dan baterai komputer kamu. Namun jika setiap kali kamu menggunakan mode hibernate, ada kemungkinan kamu akan mengalami kelemotan dalam proses ketika komputer bangun bangun. Baiknya jika penggunaan standar, dalam seminggu gunakan dua kali untuk shutdown selebihnya boleh untuk hibernate.

Kadang beda orang juga beda cara, jika kamu lebih menyukai metode dalam mematikan komputer versi dirimu sendiri hal itu tidak dilarang. Namun, bila menginginkan model yang seperti penjelasan diatas, dengan senang hati silahkan untuk dicontoh.

You Might Also Like: